Kompetensi Dasar
|
Indikator
|
Materi Pembelajaran
|
Kegiatan Pembelajaran
|
Metode Pembelajaran
|
Alokasi Waktu
|
Media Pembelajaran
|
Penilaian
|
Sumber Belajar
|
1.Mendeskripsikan pengertian arsip
dan kearsipan
|
§ Mampu mendeskripsikan pengertian arsip
§ Mampu mendeskripsikan pengertian
kearsipan
§ Mampu membedakan arsip dan kearsipan
|
§ Pengertian arsip
§ Pengertian kearsipan
|
§ Mendeskripsikan pengertian arsip
setelah di jelaskan dan di diskusikan
§ Mendeskripsikan pengertian kearsipan
setelah di jelaskan dan di diskusikan
|
§ Ceramah
§ Diskusi
|
1x45 menit
|
§ PPT
§ Laptop
§ LCD
§ Papan tulis
§ Spidol
§ Dll.
|
§ Tes tulis
§ Tes lisan (Tanya jawab)
§ Pengamatan
|
§ Modul 1
§ Buku refe-rensi
|
2. Mendeskripsikan tujuan pengurusan,
pengendalian dan perlindungan kearsipan
|
§ Mampu mendeskripsikan tujuan
pengurusan kearsipan
§ Mampu mendeskripsikan tujuan
pengendalian kearsipan
§ Mampu mendeskripsikan tujuan
perlindungan kearsipan
|
§ Tujuan pengurusan kearsipan
§ Tujuan pengendalian kearsipan
§ Tugas kewajiban pengendalian
kearsipan
§ Tujuan perlindungan kearsipan
|
§ Mendeskripsikan tujuan pengurusan
kearsipan setelah di jelaskan dan di diskusikan
§ Mendeskripsikan tujuan pengendalian
kearsipan setelah di jelaskan dan di diskusikan
§ Mendeskripsikan tugas kewajiban
pengendalian kearsipan setelah di jelaskan dan di diskusikan
§ Mendeskripsikan tujuan perlindungan
arsip setelah dijelaskan dan di diskusikan
|
§ Ceramah
§ Diskusi
|
1x45 menit
|
§ PPT
§ Laptop
§ LCD
§ Papan tulis
§ Spidol
§ Dll.
|
§ Tes tulis
§ Tes lisan (Tanya jawab)
§ Pengamatan
|
§ Modul 1
§ Buku refe-rensi
|
3.Mendeskripsikan sistem penyimpanan
arsip
|
§ Mampu mendeskripsikan pengertian
sistem penyimpanan arsip
§ Mampu mendeskripsikan tujuan sistem
penyimpanan arsip
§ Mampu mendeskripsikan jenis-jenis
sistem penyimpanan arsip
|
§ Pengertian sistem penyimpanan arsip
§ Tujuan sistem penyimpanan arsip
§ Jenis-jenis sistem penyimpanan arsip
|
§ Mendeskripsikan pengertian sistem
penyimpanan arsip setelah dijelaskan dan di diskusikan
§ Mendeskripsikan tujuan sistem
setelah dijelaskan dan di diskusikan penyimpanan arsip
§ Mendeskripsikan jenis-jenis sistem
penyimpanan arsip setelah dijelaskan dan di demonstrasikan
|
§ Ceramah
§ Diskusi
|
2x45 menit
|
§ PPT
§ Laptop
§ LCD
§ Papan tulis
§ Spidol
§ Dll.
|
§ Tes tulis
§ Tes lisan (Tanya jawab)
§ Pengamatan
|
§ Modul 2
§ Buku refe-rensi
|
4.Melakukan sistem penyimpanan arsip
berdasarkan sistem subjek
|
§ Mampu mendeskripsikan pengertian
sistem subjek
§ Mampu mendeskripsikan tujuan
pemilihan sistem subjek
§ Mampu mendeskripsikan keutungan
sistem subjek
§ Mampu mendeskripsikan kekurangan
sistem subjek
§ Mampu mendeskripsikan jenis-jenis
daftar klasifikasi dalam sistem subjek
§ Mampu mendeskripsikan pengertian
indeks relative
§ Mampu menggunakan penunjuk silang
pada sistem subjek
§ Mampu mendeskripsikan prosedur
penyimpanan arsip berdasarkan sistem subjek
§ Mampu melakukan penyimpanan arsip
berdasarkan sistem subjek
§ Mampu melakukan penemuan kembali
arsip berdasarkan sistem subjek
|
§ Pengertian sistem subjek
§ Tujuan pemilihan sistem subjek
§ Keutungan sistem subjek
§ Kekurangan sistem subjek
§ Jenis-jenis daftar klasifikasi dalam
sistem subjek
§ Pengertian indeks relative
§ Penunjuk silang pada sistem subjek
§ Prosedur penyimpanan arsip
berdasarkan sistem subjek
§ Penemuan kembali arsip berdasarkan
sistem subjek
|
§ Mendeskripsikan pengertian sistem
subjek setelah dijelaskan dan di diskusikan
§ Mendeskripsikan tujuan pemilihan
sistem subjek setelah dijelaskan dan di diskusikan
§ Mendeskripsikan keutungan sistem
subjek setelah dijelaskan dan di diskusikan
§ Mendeskripsikan kekurangan sistem
subjek setelah dijelaskan dan di diskusikan
§ Mendeskripsikan jenis-jenis daftar
klasifikasi dalam sistem subjek setelah dijelaskan dan di diskusikan
§ Mendeskripsikan pengertian indeks
relative dijelaskan dan di diskusikan
§ Menggunakan penunjuk silang pada
sistem subjek setelah dijelaskan dan di demonstrasikan
§ Mendeskripsikan prosedur penyimpanan
arsip berdasarkan sistem subjek setelah dijelaskan dan di diskusikan
§ Melakukan penyimpanan arsip
berdasarkan sistem subjek setelah dijelaskan dan di demonstrasikan
§ Melakukan penemuan kembali arsip
berdasarkan sistem subjek setelah dijelaskan dan di demonstrasikan
|
§ Ceramah
§ Diskusi
§ Demonstrasi
|
3x45 menit
|
§ PPT
§ Laptop
§ LCD
§ Papan tulis
§ Spidol
§ Alat peraga
§ Dll.
|
§ Tes tulis
§ Tes lisan (Tanya jawab)
§ Tes praktek
§ Pengamatan
|
§ Modul 3
§ Buku refe-rensi
|
Minggu, 20 April 2014
Silabus Kearsipan SMK AP
SILABUS
Nama
Sekolah : ..........
Mata
Pelajaran :
Kearsipan
Kelas/Semester :
X/1
Kompetensi Keahlian :
Administrasi Perkantoran
Standar
kompetensi : Melakukan Prosedur Kearsipan
Majalengka,
Mei 2013
Mengetahui,
Kepala sekolah SMKN
1 Majalengka Guru
Mata Pelajaran
Drs. Henry Eryanto,
MM Ani
Atih
Sabtu, 19 April 2014
Arsip dan Kearsipan
Arsip dan Kearsipan
A. Pengertian
Arsip
Arsip (record) yang dalam istilah
bahasa Indonesia ada yang menyebutkan sebagai warkat, pada pokoknya dapat
diberikan pengertian sebagai : setiap catatan tertulis baik baik dalam bentuk
gambar maupun keterangan-keterangan mengenai sesuatu subjek (pokok persoalan)
ataupun peristiwa yang dibuat orang untuk membantu daya ingat orang (itu) pula.
1. Menurut Para Ahli
1. Menurut Para Ahli
a)
The
Liang Gie mengartikan arsip sebagai kumpulan warkat yang disimpan secara
teratur, terencana, karena mempunyai suatu kegunaan agar setiap kali diperlukan
dapat dengan cepat ditemukan kembali.
b)
Prajudi
Admosudirdjo mengartikan arsip, yaitu :
·
wadah,
tempat, map, ordner, doos, kotak, almari kabinet, dan sebagainyayang
dipergunakan untuk menyimpan bahan-bahan arsip.
·
kumpulan
teratur dari bahan-bahan arsip, surat, kartu-kartu, mikroflim, dan sebagainya
yang dipakai setiap kali untuk bahan petunjuk atau pembuktian.
·
setiap
pengaturan, penyortiran, penerbitan yang sistematis dan berurutan dari
barang-barang, orang-orang, personal, kertas-kertas tertulis, dokumen-dokumen,
dan sebagainya.
2. Menurut
Ensiklopedi Administrasi, arsip adalah:
a) Segenap warkat dari suatu organisasi kenegaraan
atau badan swasta yang diadakan dalam penyelenggaraan kegiatan. Kegiatan
organisasi tersebut dan yang dipandang berharga untuk
disimpan secara permanen bagi suatu keperluan.
b) Tempat dimana warkat-warkat organisasi disimpan
secara tertib. Untuk pengertian yang kedua ini lebih tepat dinyatakan
dengan istilah archival intsituation (kantor arsip).
3. Menurut Lembaga Administrasi Negara (LAN)
menyatakan bahwa:
Arsip adalah segala kertas, berkas, naskah, foto, film, mikro film, rekaman suara, gambar peta, bagan atau dokumen lain dalam segala macam bentuk dan sifatnya atau salinan serta dengan segala cara penciptaanya, dan yang dihasilkan atau diterima oleh suatu badan, sebagai bukti dari tujuan organisasi, fungsi-fungsi kebijakan. Kebijakan, keputusan-keputusan, prosedur-prosedur, pekerjaan-pekerjaan atu kegiatan-kegiatan lain pemerintah atu karena pentingnya informasi yang terkandung di dalamnya
Arsip adalah segala kertas, berkas, naskah, foto, film, mikro film, rekaman suara, gambar peta, bagan atau dokumen lain dalam segala macam bentuk dan sifatnya atau salinan serta dengan segala cara penciptaanya, dan yang dihasilkan atau diterima oleh suatu badan, sebagai bukti dari tujuan organisasi, fungsi-fungsi kebijakan. Kebijakan, keputusan-keputusan, prosedur-prosedur, pekerjaan-pekerjaan atu kegiatan-kegiatan lain pemerintah atu karena pentingnya informasi yang terkandung di dalamnya
4. Menurut Undang-Undang No. 7 tahun 1971, arsip
adalah:
a) Naskah-naskah yang dibuat dan diterima oleh lembaga-lembaga negara dan badan-badan pemerintah dalam bentuk corak apapun, baik dalam keadaan tunggal maupun berkelompok dalam rangka pelaksanaan kegiatan pemerintahan.
b) Naskah-naskah yang dibuat dan diterima oleh badan swasta/perorangan dalam bentuk corak apapun, baik dalam keadaan tunggal maupun berkelompok dalam rangka pelaksanaan kehidupan kebangsaan.
a) Naskah-naskah yang dibuat dan diterima oleh lembaga-lembaga negara dan badan-badan pemerintah dalam bentuk corak apapun, baik dalam keadaan tunggal maupun berkelompok dalam rangka pelaksanaan kegiatan pemerintahan.
b) Naskah-naskah yang dibuat dan diterima oleh badan swasta/perorangan dalam bentuk corak apapun, baik dalam keadaan tunggal maupun berkelompok dalam rangka pelaksanaan kehidupan kebangsaan.
B. Pengertian
Kearsipan
Kearsipan berasal dari kata arsip dalam bahasa Inggrisnya file sedangkan kearsipan disebut filing. File adalah bendanya sedangkan filing adalah kegiatannya.
2.1. Menurut Kamus Administrasi Perkantoran oleh Drs. The Liang Gie
a) Penyimpanan warkat (filing) merupakan kegiatan menaruh warkat-warkat dalam suatu tempat penyimpanan secara tertib menurut sistem, susunan dan tata cara yang telah ditentukan, sehingga pertumbuhan warkat-warkat itu dapat dikendalikan dan setiap kali diperlukan dapat secara cepat ditemukan kembali. Lawan dari penyimpanan warkat (filing) adalah pengambilan warkat (finding).
b) Sistem penyimpanan warkat (filing system) adalah rangkaian tata cara yang teratur menurut suatu pedoman untuk menyusun warkat-warkat sehingga bilamana diperlukan lagi, warkat-warkat itu dapat ditemukan kembali secara tepat.
2.2. Menurut Ensiklopedi Administrasi
a) Penyimpanan warkat (filing) adalah suatu bentuk pekerjaan tata usaha yang berupa penyusunan warkat-warkat secara sistematis sehingga bila diperlukan lagi warkat-warkat itu dapat ditemukan kembali secara cepat.
b) Sistem penyimpanan warkat (filing sistem) adalah suatu rangkaian tata cara yang teratur menurut sesuatu pedoman untuk menyusun warkat-warkat sehingga bila diperlukan lagi warkat-warkat itu dapat ditemukan kembali secara cepat.
Jadi dapat disimpulkan kearsipan adalah suatu proses kegiatan atau proses pengaturan mulai dari penerimaan, pencatatan, penyimpanan dengan menggunakan sistem tertentu, menemukan kembali dengan cepat dan tepat, penggunaan, pemeliharaan, penyusutan dan pemusnahan arsip.
Kearsipan berasal dari kata arsip dalam bahasa Inggrisnya file sedangkan kearsipan disebut filing. File adalah bendanya sedangkan filing adalah kegiatannya.
2.1. Menurut Kamus Administrasi Perkantoran oleh Drs. The Liang Gie
a) Penyimpanan warkat (filing) merupakan kegiatan menaruh warkat-warkat dalam suatu tempat penyimpanan secara tertib menurut sistem, susunan dan tata cara yang telah ditentukan, sehingga pertumbuhan warkat-warkat itu dapat dikendalikan dan setiap kali diperlukan dapat secara cepat ditemukan kembali. Lawan dari penyimpanan warkat (filing) adalah pengambilan warkat (finding).
b) Sistem penyimpanan warkat (filing system) adalah rangkaian tata cara yang teratur menurut suatu pedoman untuk menyusun warkat-warkat sehingga bilamana diperlukan lagi, warkat-warkat itu dapat ditemukan kembali secara tepat.
2.2. Menurut Ensiklopedi Administrasi
a) Penyimpanan warkat (filing) adalah suatu bentuk pekerjaan tata usaha yang berupa penyusunan warkat-warkat secara sistematis sehingga bila diperlukan lagi warkat-warkat itu dapat ditemukan kembali secara cepat.
b) Sistem penyimpanan warkat (filing sistem) adalah suatu rangkaian tata cara yang teratur menurut sesuatu pedoman untuk menyusun warkat-warkat sehingga bila diperlukan lagi warkat-warkat itu dapat ditemukan kembali secara cepat.
Jadi dapat disimpulkan kearsipan adalah suatu proses kegiatan atau proses pengaturan mulai dari penerimaan, pencatatan, penyimpanan dengan menggunakan sistem tertentu, menemukan kembali dengan cepat dan tepat, penggunaan, pemeliharaan, penyusutan dan pemusnahan arsip.
Sumber :
Barthos, Dra. Basir. 1989. Manajemen Kearsipan. Jakarta : Bumi Aksara
http://dian4nggraeni.wordpress.com/2013/02/10/arsip-dan-kearsipan/
Madiana, Dra Gina. 2004. Mengerjakan Pengarsipan Surat dan Dokumen Kantor.Bandung: Amico
http://dian4nggraeni.wordpress.com/2013/02/10/arsip-dan-kearsipan/










